Jumat, 02 Oktober 2015

"MAKALAH PROSES MENUJU SUKSES"



BAB I
PENDAHULUAN


A    Latar Belakang Masalah
Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk melakukan suatu usaha yang bertujuan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan  yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual atau menyewakan suatu produk barang atau  jasa. Dalam menjalankan suatu  usaha (wirausaha) seorang pelaku  usaha harus memiliki :
1.    Skill ( Kemampuan)
     Seorang pelaku usaha harus memiliki skill (kemampuan) untuk berwirausaha karena tanpa skill (kemampuan) seorang pelaku usaha tidak akan mungkin bisa berwirausaha. Jadi skill (kemampuan) adalah modal utama yang harus dimiliki dalam berwirausaha.
2.    Tekad (Kemauan)
     Apabila seorang pelaku usaha telah mempunyai skill (kemampuan) tapi tanpa ada tekad (kemauan yang kuat) untuk berwirausaha maka skill (kemampuan) berwirausaha itu akan sia-sia karena tidak dapat tersalurkan. Jadi pada dasarnya skill dan tekad itu harus dimiliki oleh seorang pelaku wirausaha.
3.    Modal
     Modal merupakan aspek yang sangat menunjag dalam hal memulai dan menjalankan suatu usaha disamping mempunyai skill dan tekad.
4.    Target dan Tujuan
     Seorang pelaku usaha apabila ingin menjalankan suatu usaha maka harus bisa menentukan target dan tujuan pemasarannya. Karena apabila target dan tujuan tidak direncanakan maka usaha yang dijalankan tidak mungkin dapat bertahan lama.
5.    Tempat
     Tempat berwirausaha merupakan aspek yang harus dimiliki bila ingin menjalankan wirausaha. Karena tempat juga sangat menunjang dalam hal wirausaha dan bisa menjadikan suatu bahan pertimbangan oleh konsumen mengenai wirausaha yang sedang dijalankan.
B    Rumusan Masalah
a)      Apa itu Wirausaha ?
b)      Apa Kewiraswastaan ?
c)      Apa Rahasianya ?
d)     Apa itu Kreativitas ?
e)      Apa itu Inovatif ?
f)       Kewiraswastaan ?
C    Tujuan
a)      Untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca tentang kewiraswastaan.
b)      Untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Kewirausahaan
Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenal dengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan. Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja.  Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.
B. Pengertian Kewirausahaan
Istilah wirausaha berasal dari entrepreneur (Bahasa Perancis) yang diterjemahkan dalam bahasa inggris dengan arti Between taker atau go-between. Pengertian wirausaha menurut Joseph Schumpeter adalah wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau pengahan bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru atau bisa pula dilakukan dalam organisasi bisnis yang sudah ada.
C. Apa Kewiraswastaan
kemampuan untuk membuat yang baru dan berbeda.
D. Rahasianya
Kreativitas dan Inovatif.

E. Kreativitas
kemampuan untuk mengembangkan ide-ide dan untuk menemukan cara-cara baru dalam memandang masalah dan peluang.
F. Inovasi
berpikir inovasi hal-hal baru adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif untuk masalah-masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya orang hidup.
G. kewiraswastaan
kewiraswastaan  adalah berpikir hal-hal baru dan melakukan hal-hal baru untuk membuat dan berbeda. kewiraswastaan adalah menerapkan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan untuk mengeksploitasi peluang yang dihadapi orang-orang sehari-hari.
H. Kriteria Berwirausaha.
Menurut Westy Soemanto (1989) bahwa manusia wirausaha adalah manusiaberkepribadian kuat dan memiliki beberapa kriteria diantaranya :
a)    Memiliki moral tinggi, memiliki sikap mental wirausaha, memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan memiliki keterampilan berwirausaha. Pertama,memiliki moral tinggi. Dalam hal ini wirausahawan harus bertakwa kepadaTuhan Yang Maha Esa dan memilki kemerdekaan batin sehingga tidak mengalami banyak gangguan, kehawatiran serta tekanan-tekanan di dalam jiwanya. Kemerdekaan batin ditandai oleh adanya keselarasan antara keinginan-keinginan dengan pandangan dalam diri seseorang atau adanya keselarasan antara kemauan dengan pengenalan diri. Tingkah laku seseorangyang merasakan kemerdekaan batin akan selaras dengan kemauan serta pengenalan diri sehingga akan tumbuh keberanian dan kemauan yang keras dalam dirinya untuk berbuat dan berusaha yang maju.
b)    Memiliki sikap mental wirausaha. Seseorang yang memiliki sikap mental wirausaha yang tinggi mempunyai kemampuan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya. Untuk itu seorang wirausaha harus memiliki tujuan,visi dan misi yang jelas dalam operasional sehingga jalan yang ditempuhnya tercapai secara jelas. Kemampuan yang keras merupakan kunci dari keberhasilan seseorang untuk mencapai tujuan dalam berwirausaha. Hanya orang yang berkemauan keras bisa mencapai kesuksesan dalam hidup,sebaliknya orang yang kurang memiliki kemauan keras akan mudah menyerah Kepada keadaan yang menimpanya.
c)    Memiliki kepekaan terhadap lingkungan. Kemampuan pengenalan terhadap lingkungan memungkinkan manusia dapat mendaya gunakan sumberdaya alam secara efisien untuk kepentingan hidup. Lingkungan sebenarnya ikut mendukung usaha asalkan manusia mengenal dan mendaya gunakan dengan tepat. Untuk mewujudkan manusia yang memiliki kepekaan lingkunagan, maka ia harus belajar untuk senantiasa mensyukuri segala hal yang diperoleh dandimiliki.
d)   Memiliki keterampilan wirausaha. Seorang wirausahawan harus memiliki jiwa interpreneurship yang didukung oleh cara berpikir yang kreatif. Selain itu,wirausahaan dituntut untuk pandai dan cepat mengambil keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, wirausahawan harus pandai bergaul sehingga dapat mengenal pribadi orang lain. Keterampilan manajerial juga merupakan factor dari keberhasilan berwirausaha karena wirausahawan tidak selamanya bekerja sendiri, ia sering berhadapan dengan orang lain dan material-material usaha. Ketrampilan manajerial mencakup terampil dalam perencanaan, mampu mendirikan dorongan dan melihat kerja kepada mitranya.
I. Ciri-ciri manusia Kreatif dan Inovatif
1. Openess to Experience
Sensitivity to Prblems
Terbuka untuk mencari pengalaman baru, terbuka terhadap gagasan baru, lebih suka meninjau dunia luar dan sesitif terhadap masalah untuk dipecahkan.
2. Observance Seeing
Selalu melakukan observasi.
3. Curiosity-what,why and how
Selalu bertanya- apa, mengapa, bagaimana dan berani berfikir berbeda.
4. Acceptings oppositers and open to other
Menerima pendapat lain dan terbuka/membuka diri
5. Tolerance of ambiguity and selectivity
Mentelorir perbedaan pendapat dan selektif
6. Nedding , assuming autonomy and Ability to Contcentrate
Bersikap mandiri dan Mampu beronsentrai- berpikir tenang-wisdown/arief
7. Self reliance and thinking image
Penuh percaya diri dan Menciptakan citra diri
8. Independence in judgment and Freedom from fear to group
Bebas menentukan apa maunya dan Bebas dari rasa takut gagal
9. Not being subject to group standard
Tidak menggunakan tolak ukur kelompok
10. wiilingness to take risk calculated and speculative or gamble
Berani mengambil resiko yang diperhitungkan dan bukan judi untung-untungan

J. Berfikir kreatif : Imanijatif, Abstrak dan Berobsesi
Kreatifitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya :
1. Baru
Inovatif, belum ada sebelumnya, segar, menarik, aneh, mengejutkan
2. Berguna
Lebih enak, praktis, mudah, memperlancar, mendorong, mengembangkan, mendidik, memecahkan masalah, mengurangi hambatan, mengatasi kesulitan, medatangkan hasil lebih baik/lebih banyak
3. Dapat dimengerti
Hasil yang sama dapat dimengerti dan dibuat lain waktu

K. Kemampuan Wiraswastaan
a)      Kemampuan merumuskan tujuan hidup.
b)      Kemampuan Kreatif.
c)      Kemampuan Inovatif.
d)     Kemampuan mengatur waktu
e)      Kemampuan menciptakan modal, material dan finansial.
f)       Kemampuan untuk membiasakan diri.
L. Kompetensi yang harus dimiliki wiraswastaan
a)      Menguasai usaha apa yang harus dilakukan.
b)      Menguasai pengetahuan dasar bisnis.
c)      Bersikap sempurna terhadap usaha yang digelutinya.
d)     Melayani pelanggan dengan produk yang memuaskan.
e)      Membuat aturan dan pedoman yang jelas.
M. Keterampilan yang harus dimilki wiraswastaan
a)      Keterampilan konseptual dalam mengatur strategi.
b)      Keterampilan kreatif dalam menciptakan nilai tambah.
c)      Keterampilan dalam memimpin dan mengelola.
d)     Keterampilan berkomunkasi dan berinteraksi.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Kewirausahaan (Inggris: Entrepreneurship) atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
B. Saran
Untuk penyempurnaan pembuatan makalah kedepannya, saya mengharapkan adanya saran dari semua pihak baik dosen maupun seluruh mahasiswa yang membaca makalah kewirausahaan proses menuju sukses ini terhadap kekurangan yang terdapat pada makalah ini.
C. Penutup
Demikianlah makalah ini kami buat dan kami yakin bahwa dalam pembuatanmakalah ini masih banyak sekali kekurangan karena mengingat keterbatasanpemikiran kami. Untuk itu saran dan kritik selalu kami harapkan demisempurnanya makalah ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar